Dengan apakah ku sebut masa lalu
Jika mengingat nya saja hatiku ingin berlari
Semua terasa masih sama
Ya sama seperti kemarin
Lukanya pun sama
Bagaimana aku bisa
Melupakan setiap bagiannya
Kau pergi
Tanpa maaf tanpa ucapan terima kasih
Kemudian memberi luka
Tapi tak kau beri penawarnya
Bagaimana aku sebut masa lalu
Jika ketika mengingatnya
Aku ingin berlari jauh
Jauh sampai lupa pulang
BELAJARLAH SEKARANG ATAU TIDAK SAMA SEKALI
Jumat, 25 Agustus 2017
Jumat, 11 Agustus 2017
Itu Masa Lalu
Bagaimana caranya melupakan rasa kecewa?
katanya waktu bisa mengobatinya
tapi entah mengapa rasanya tetap saja sama
Bagaimana melupakan seseorang yang dulunya begitu kita cintai kemudian melukai kita
Entahlah rasanya selalu sama.
Kemudian apa itu harapan?
Aku sudah tak tau apa-apa lagi
Rasanya tetap sama
Bagaimana cara melupakan rasa pahit ini?
Seseorang dengan seenaknya melukai kemudian pergi
Dan pergi tanpa mengucapkan selamat tinggal
Kemudian akankah aku masih percaya
Waktu penyembuh luka
Bagaimana bisa aku percaya?
Coba jelaskanlah
katanya waktu bisa mengobatinya
tapi entah mengapa rasanya tetap saja sama
Bagaimana melupakan seseorang yang dulunya begitu kita cintai kemudian melukai kita
Entahlah rasanya selalu sama.
Kemudian apa itu harapan?
Aku sudah tak tau apa-apa lagi
Rasanya tetap sama
Bagaimana cara melupakan rasa pahit ini?
Seseorang dengan seenaknya melukai kemudian pergi
Dan pergi tanpa mengucapkan selamat tinggal
Kemudian akankah aku masih percaya
Waktu penyembuh luka
Bagaimana bisa aku percaya?
Coba jelaskanlah
Senin, 25 Juli 2016
International Financial Reporting Standard (IFRS)
Pengertian
IFRS
International Financial
Reporting Standard (IFRS) merupakan standar pencatatan dan pelaporan akuntansi
yang berlaku secara internasional yang dikeluarkan oleh International
Accounting Standard Boards (IASB), sebuah lembaga internasional yang bertujuan
untuk mengembangkan suatu standar akuntansi yang tinggi, dapat dimengerti,
diterapkan, dan diterima secara internasional.
International Financial Reporting Standard
(IFRS) merupakan standar yang dibuat oleh International Accounting Standards
Boards (IASB) dengan tujuan memberikan kumpulan standar penyusunan laporan
keuangan perusahaan di seluruh dunia. Perusahaan dapat menghasilkan laporan
keuangan yang berkualitas tinggi, dapat diperbandingkan dan transparan yang
digunakan oleh investor di pasar modal dunia maupun pihak-pihak yang
berkepentingan lainnya (stakeholder). Saat ini banyak negara-negara di Eropa,
Asia, Afrika, Oseania dan Amerika yang menerapkan IFRS. Standar akuntansi
internasional (International Accounting Standards/IAS) di susun oleh 4
organisasi utama dunia ,yaitu Badan Standar Akuntansi Internasional
(IASB),Komisi Masyarakat Eropa (EC), Organisasi Internasional Pasar Modal
(IOSOC) dan Federasi Akuntansi Internasional (IFAC)
Sejarah
singkat IFRS
International Financial
Reporting Standards (IFRS) adalah standar, interpretasi, dan kerangka yang
diadopsi oleh badan penyusun standar akuntansi internasional yang dikenal
dengan International Accounting Standards Board (IASB).
Beberapa standar yang
membentuk IFRS dulunya dikenal dengan nama International Accounting Standards
(IAS). IAS diterbitkan oleh suatu badan yang dikenal dengan International
Accounting Standards Committee (IASC) pada kurun waktu antara tahun 1973-2001.
Hingga Maret 2002, IASC telah menerbitkan 41 IAS dan 34 SIC (Standing
Interpretations Committee) Interpretations. Beberapa di antaranya telah diubah
atau diganti oleh IASB. Standar yang masih tersisa dipandang sebagai payung
bagi IFRS.
IFRS merupakan standar
akuntansi internasional yang diterbitkan oleh International Accounting
Standard Board (IASB). Standar akuntansi
ini disusun oleh empat organisasi utama dunia yaitu Badan Standar Akuntansi
Internasional (IASB), Komisi Masyarakat Eropa (EC), Organisasi Internasional
Pasar Modal (IOSOC), dan Federasi Akuntansi Internasional (IFAC).
Sepanjang tahun
1999-2000, IASC melakukan restrukturisasi (dengan mengubah konstitusi,
strategi, struktur dan nama). IASC berkeinginan untuk menjadi badan akuntansi
yang lebih independen dan profesional. Pada Maret 2001, IASC Trustees mengaktifkan
Part B dari IASC Constitution yang baru dan menetapkan non-profit Delaware
corporation yang diberi nama International Accounting Standards Committee
Foundation untuk mengawasi IASB. Pada April 2001, IASB yang baru mengambil alih
tanggung jawab IASC dalam menetapkan International Accounting Standards.
IASB berkeinginan untuk
membentuk satu standar pelaporan keuangan global yang berkualitas. Selama
pertemuan pertamanya, badan yang baru tersebut mengadopsi IAS dan SIC (Standing
Interpretation Committee) yang ada. IASB terus mengembangkan standar yang
disebut dengan International Financial Reporting Standards (IFRS). Jadi IFRS
adalah termasuk standar dan interpretasi yang disetujui oleh IASB serta IAS dan
SIC Interpretations yang diterbitkan berdasarkan konstitusi sebelumnya.
Tujuan
IFRS
adalah memastikan bahwa
laporan keuangan dan laporan keuangan interim perusahaan untuk periode-periode
yang dimaksud dalam laporan keuangan tahunan, mengandung informasi berkualitas:
1. Transparan bagi para
pengguna dan dapat dibandingkan sepanjang periode yang disajikan.
2. Menyediakan titik
awal yang memadai untuk akuntansi yang berdasarkan pada IFRS.
3. Dapat dihasilkan
dengan biaya yang tidak melebihi manfaat untuk para pengguna.
IFRS digunakan di
banyak bagian dunia, termasuk Uni Eropa, Hong Kong, Australia, Malaysia,
Pakistan, negara-negara GCC, Rusia, Afrika Selatan, Singapura, dan Turki. Sejak
27 Agustus 2008, lebih dari 113 negara di seluruh dunia, termasuk seluruh
Eropa, saat ini membutuhkan atau mengizinkan pelaporan berdasarkan IFRS.
Sekitar 85 negara-negara membutuhkan IFRS pelaporan untuk semua, perusahaan
domestik yang terdaftar. Sedangkan di Indonesia sendiri baru akan diadopsi
mulai tahun 2012 mendatang.
International
Financial Reporting Standards
(IFRS) dijadikan sebagai referensi
utama pengembangan standar akuntansi keuangan
di Indonesia karena
IFRS merupakan standar yang
sangat kokoh. Penyusunannya didukung
oleh para ahli
dan dewan konsultatif internasional
dari seluruh penjuru dunia.
Mereka menyediakan waktu
cukup dan didukung dengan
masukan literatur dari ratusan
orang dari berbagai
displin ilmu di
seluruh dunia. Dengan telah
dideklarasikannya program
konvergensi terhadap IFRS
ini, maka pada
tahun 2012 seluruh standar
yang dikeluarkan oleh Dewan
Standar Akuntansi Keuangan
IAI akan mengacu kepada IFRS dan
diterapkan oleh entitas.
Secara keseluruhan IFRS
mencakup:
a)
International Financial Reporting
Standard (IFRS).Standar yang diterbitkan setelah tahun 2001.
b)
International Accounting Standard (IAS).
Standar yang diterbitkan sebelum tahun 2001.
c)
Interpretations yang diterbitkan oleh
International Financial Reporting Interpretations Committee (IFRIC) setelah
tahun 2001.
d)
Interpretations yang diterbitkan oleh
Standing Interpretations Committee (SIC) sebelum tahun 2001.
Senin, 27 Juni 2016
Biarkan
Aku Menjadi Malaikat Kecil Bagi Banyak Orang
Banyak yang bilang umur
tidak menjamin kedewasaan seseorang dan itu benar. Terlalu banyak cerita yang
harus diceritakan tentang aku dan bagaimana aku berjuang agar menjadi wanita
yang perlu diperhitungkan. Banyak air mata dan terkadang harus tetap berdiri
tegak. Banyak orang-orang yang hanya memandang sebelah mata bahkan menghina
tanpa sengaja atau tidak. Tapi aku tetap berdiri tegak dengan mimpi yang tetap
ada dikepalaku dengan harapan besar untuk perkembangan negaraku dan cita-cita
besar dalam kepalaku memberi motivasi bagi banyak orang terutama bagi kaum
hawa.
Air mata itu perlahan
terbayar sedikit demi sedikit. Tapi belum semua dapat dibayarnya oleh karena
itu aku harus tetap berjuang harus tetap belajar dan harus tetap bermimpi.
Rasa kecewa yang begitu
besar dan dalam bahkan sampai sekarang rasa itu pun masih tersimpan begitu
dalam. Aku bahkan tak tau harus mulai dari mana melupakan rasa kecewa itu. Semua
orang melihat begitu bahagianya hidup yang aku miliki beta beruntungnya aku
punya semuanya. Yang mau saya katakan. Aku wanita yang kesepian dan sangat
sendirian.
Apa yang tidak dapat
diberikan ayah apapun yang aku mau aku pasti dikasi. Aku wanita yang kesepian
wanita yang sendirian.
Hidupku penuh dengan
rasa kecewa yang aku bawa bahkan sampai sekarang dan itu yng membuatku sulit
percaya akan seseorang terlebih lawan jenisku. Dulu aku pernah mencintai
seseorang dan benar aku begitu mencintainya. Dunia terasa begitu indah begitu
bahagianya saat itu. Kenangan itu selalu terbesit walau kadang aku berusaha
lupa tapi tetap saja dia ada dalam memori kepalaku.
Laki-laki itu begitu
mencintaiku dia mau mengorbankan segalanya begitu menyanyangiku. Dia mendukung
segala mimpi yang aku punya. Yang aku selalu ingat dia selalu bilang “selamat
pagi wanita yang aku cintai wanita cantik anggun pintar dan baik betapa
beruntungnya aku” kalimat itu bahkan tak pernah lupa ia ucapkan bahkan saat
kami bertemu matanya dan dia mengelus rambutku tersenyum dan berkata “jangan
tinggalkan aku”. Semuanya seakan dalam dongeng seakan aku ratu dan dia rajanya.
Indah sekali indah
benar-benar indah. Aku diperlakukan seperti ayah memperlakukanku. Dia tau
bagian terdalam isi hatiku saat aku berkata tidak dia tau bahwa sesungguhnya
aku ingin berkata ya.
Hingga suatu hari
seseorang datang dalam perjalan kami. Seorang wanita yang bahkan sampai
sekarang aku sangat membencinya. Aku sudah pernah belajar untuk ikhlas dan
melupakannya tapi tetap saja aku manusia yang lemah dan aku belum mampu untuk
itu.
Wanita itu
menghancurkan segala mimpi masa depanku dengannya. Dia wanita yang dulu pernah
dicintai pangeranku dan dia datang menghancurkan segalanya. Ya aku memang aku
lah korban dari percintaan mereka.
Suatu hari wanita itu
datang dan berkata “maaf ya dia sangat mencintaiku dari dulu sampai sekarang”. Aku
hanya bisa berkata ya teruskanlah tapi hatiku begitu menangis.
Mereka pergi merenggut
mimpi yang pernah aku ukir dengannya. Dia lupa kami pernah punya cerita bersama
kami mengukir harapan bersama.
Apa yang bisa aku
lakukan marah atau aku harus pergi dan menyiram air panas ke wanita itu. Itu bukanlah
diriku. Diriku tetap wanita berhati lembut wanita yang tetap tegar walau betapa
kecewanya aku saat itu.
Aku berharap aku tidak
pernah berjumpa dengan mereka lagi tapi, hingga suatu hari beberapa kali aku
harus berjumpa lagi dan kenangan lama itu kembali ada dalam isi kepalaku. Mimpi
buruk ini mengikutiku kemanapun aku pergi. Aku ingin bebas lepas tapi belum ada
yang mampu membuatku lepas dari itu.
Aku takut menatap masa
depanku. Aku takut aku hanya menjadi sebuah pelarian dari seseorang atau
seseorang yang terus mengungkit masa lalunya atau membicarakan mantan
kekasihnya atau bahkan mengingat masa masa bersama mantan kekasihnya.
Lebih baik aku sendiri
mengukir masa depanku sendiri.
Aku percaya suatu saat
akan datang laki-laki yang memang mau membuatku lupa akan semua rasa kecewaku
semua rasa kesepianku rasa kesendirianku.
Ada beberapa laki-laki
yang datang. Dan aku ingin bilang mereka bukan laki-laki biasa. Mereka punya
pendidikan tinggi bahkan ada yang pernah dekat dengan mahasiswa S3 atau sama
denganku mahasiswa S2 ada juga laki-laki yang punya jabatan yang tinggi tapi
mereka semua belum membuatku yakin bahwa merekalah orangnya.
Suatu hari laki-laki
itu datang dan berkata
“maafkanlah aku maafkan
aku betapa bodohnya diriku menyia-nyiakan wanita sepertimu andai waktu bisa
diulang boleh kah sekali lagi sekali lagi aku merasakan wangi rambutmu sekali
lagi aku mendengar suaramu”
Aku ingin bahagia dan
bukan dia lelaki itu.
Aku akan bahagia dan
bukan sekarang mungkin nanti. Waktu yang entah kapan aku pun bingung dan tak
pernah tau yang aku percaya aku akan bahagia.
Aku ingin menjadi
malaikat meskipun dengan diriku yang lemah dan punya banyak kekurangan ini. Aku
ingin menjadi kenangan indah buat orang lain.
Itu masih satu dari
banyak cerita dalam hidupku. Masih banyak rasa kecewa yang ada dalam hidupku. Itu
alasan mengapa aku bisa setegar sekarang.
Selasa, 16 Februari 2016
Akuntansi Pembiayaan - Akuntansi Keuangan Daerah
Akuntansi Pembiayaan
Pembiayaan didefinisikan
dalam Permendagri No. 13 Tahun 2006 sebagai pembiayaan daerah, yang mana semua
penerimaan yang perlu dibayar kembali dan/atau pengeluaran yang akan diterima
kembali, baik pada tahun anggaran yang bersangkutan maupun pada tahun-tahun
anggaran berikutnya.
Penerimaan pembiayaan
antara lain dapat berasal dari pinjaman dan hasil investasi. Sementara,
pengeluaran pembiayaan antara lain digunakan untuk pembayaran kembali pokok
pinjaman, pemberian pinajaman kepada entitas lain, dan penyertaan modal oleh
pemerintah.
Pengakuan
Pembiayaan
Penerimaan pembiayaan
diakui pada saat diterima pada Rekening Kas Umum Negara/Daerah. Pengeluaran
pembiayaan diakui pada saat dikeluarkan dari Rekening Kas Umum Negara/Daerah.
Prosedur
Akuntansi Pembiayaan
Saldo normal rekening
buku besar penerimaan pembiayaan adalah saldo kredit. Saldo normal rekening
buku besar pengeluaran pembiayaan adalah saldo debit.
Berikut ini beberapa
contoh transaksi yang terkait dengan pembiayaan:
- Pada tanggal 23 Mei 2016 pemerintah daerah menerima pinjaman jangka panjang dari Bank Sumut sebesar Rp 700.000.000.
- Pada tanggal 27 Mei 2016 dilakukan pencairan dana cadangan sebesar Rp 2.000.000.000.
- Pada tanggal 29 Mei 2016 diterbitkan 1000 lembar obligasi pemerintah daerah dengan harga Rp5.000.000 per lembar, bunga ditetapkan 11% per tahun dan dengan tingkat diskonto sebesar 2%. Diskonto diamortisasi dengan metode garis lurus selama 10 tahun.
- Pada tanggal 29 Mei 2016 pemerintah daerah melakukan penjualan atas investasinya di Bank Sumut senilai Rp 20.000.000.000.
- Pada tanggal 2 Juni 2016 pemerintah daerah melunasi kewajiban jangka panjang dari Bank Sumut yang telah jatuh tempo sebesar Rp 500.000.000.
- Pada tanggal 4 Juni 2016 pemerintah daerah melakukan pengisian dana cadangan sebesar Rp 100.000.000
Jurnal atas transaksi-transaksi di atas adalah:
|
Laporan
Operasional
|
||||
|
Tanggal
|
Uraian
|
Debit
|
Kredit
|
|
|
2016
|
23 Mei
|
Kas di Kas
Daerah
|
Rp 700.000.000
|
|
|
Kewajiban Jangka Panjang
|
|
Rp 700.000.000
|
||
|
27 Mei
|
Kas di Kas
Daerah
|
Rp
2.000.000.000
|
|
|
|
Dana Cadangan
|
|
Rp
2.000.000.000
|
||
|
|
29 Mei
|
Kas di Kas
Daerah
|
Rp
4.900.000.000
|
|
|
Diskonto
|
Rp 100.000.000
|
|
||
|
Utang Obligasi
|
|
Rp
5.000.000.000
|
||
|
Kas di Kas
Daerah
|
Rp
20.000.000.000
|
|
||
|
Penyertaan Modal- Pemda
|
|
Rp
20.000.000.000
|
||
|
2 Juni
|
Kewajiban
Jangka Panjang
|
Rp 500.000.000
|
|
|
|
Kas di Kas Daerah
|
|
Rp 500.000.000
|
||
|
4 Juni
|
Dana Cadangan
|
Rp 100.000.000
|
|
|
|
Kas di Kas Daerah
|
|
Rp 100.000.000
|
||
|
Laporan Realisasi
Anggaran
|
||||
|
Tanggal
|
Uraian
|
Debit
|
Kredit
|
|
|
2016
|
23 Mei
|
Estimasi
Perubahan SAL
|
Rp 700.000.000
|
|
|
Penerimaan Pembiayaan
|
|
Rp 700.000.000
|
||
|
27 Mei
|
Estimasi
Perubahan SAL
|
Rp
2.000.000.000
|
|
|
|
Penerimaan Pembiayaan
|
|
Rp
2.000.000.000
|
||
|
|
29 Mei
|
Estimasi
Perubahan SAL
|
Rp 5.000.000.000
|
|
|
Penerimaan
Pembiayaan
|
|
Rp
5.000.000.000
|
||
|
Estimasi
Perubahan SAL
|
Rp
20.000.000.000
|
|
||
|
Penerimaan Pembiayaan
|
|
Rp
20.000.000.000
|
||
|
2 Juni
|
Pengeluaran
Pembiayaan
|
Rp 500.000.000
|
|
|
|
Kewajiban Jangka Panjang
|
|
Rp 500.000.000
|
||
|
4 Juni
|
Pengeluaran
Pembiayaan
|
Rp 100.000.000
|
|
|
|
Pembentukan Dana Cadangan
|
|
Rp 100.000.000
|
||
Mirisnya Melihat Pendidikan Sekarang
Miris melihat
perkembangan pendidikan di Indonesia sekarang. Sebagai warga negara Indonesia
ada harapan besar untuk memberikan perubahan walau hanya kecil terhadap
pendidikan di Indonesia. Anak-anak sekarang kurang begitu paham makna sebuah
pendidikan. Arti penting dan manfaat besar belajar. Anak zaman sekarang
menganggap pendidikan sebuah keharusan bukan sebuah kebutuhan.
Banyak hal yang harus
dibenahi demi memperbaiki pendidikan Indonesia kini. Mulai dari cara belajar
dan tenaga pendidik. Perlunya dibentuk mental dalam bangku pendidikan sangatlah
penting. Semakin merosotnya dunia pendidikan Indonesia disebabkan oleh banyak
faktor. Peran utama yang membantu ini adalah kurangnya perhatian orang tua dan
pemerintah sendiri.
Saya sendiri ingin
membenahi hal ini. Memberi ilmu kepada banyak orang sangatlah bermanfaat.
Banyak hal positif yang
dapat kita lakukan selagi kita mampu dan mau.
Jumat, 04 Desember 2015
Akuntansi pendapatan - Akuntansi Keuangan Daerah
Akuntansi
Pendapatan
Berdasarkan PSAP No. 2 Paragraf 22-23, pendapatan
diakui pada saat diterima pada rekening kas umum negara/daerah. Pendapatan
diklasifikasikan menurut jenis pendapatan, yakni pendapatan-LRA dan
pendapatan-LO. Pendapatan-LRA adalah pendapatan berbasis kas yang digunakan
untuk penyusunan Laporan Realisasi Anggaran. Sedangkan pendapatan-LO adalah
pendapatan berbasis akrual yang digunakan untuk penyusunan laporan operasional.
KLASIFIKASI PENDAPATAN
Pendapatan daerah menurut Permendagri No. 21 Tahun
2011 dikelompokkan atas:
a. Pendapatan
asli daerah
b. Dana
perimbangan
c. Lain-lain
pendapatan daerah yang sah
Pendapatan
daerah menurut PP No. 71 Tahun 2010 dikelompokkan atas:
a. Pendapatan
asli daerah
b. Pendapatan
transfer
c. Lain-lain
pendapatan daerah yang sah
Pencatatan
Akuntansi Pendapatan
1) Pencatatan
Akuntansi di PPKD
a. Pendapatan
Asli Daerah
·
Penerimaan pajak di kas daerah
|
Laporan
Operasional
|
|||
|
Tanggal
|
Uraian
|
Debit
|
Kredit
|
|
|
Kas di kas daerah
|
xxx
|
|
|
|
Pendapatan
pajak-LO
|
|
xxx
|
·
Terdapat surat ketetapan pajak yang
belum dibayar oleh masyarakat
|
Laporan
Operasional
|
|||
|
Tanggal
|
Uraian
|
Debit
|
Kredit
|
|
|
Piutang pajak daerah
|
xxx
|
|
|
|
Pendapatan
pajak-LO
|
|
xxx
|
|
Laporan
Operasional
|
|||
|
Tanggal
|
Uraian
|
Debit
|
Kredit
|
|
|
Estimasi perubahan SAL
|
xxx
|
|
|
|
Pendapatan
pajak-LRA
|
|
xxx
|
b. Hasil
Eksekusi Jaminan
·
Pihak ketiga melakukan pembayaran utang
jaminan kemudian menerima Tanda Bukti Pembayaran (TBP).
|
Laporan
Operasional
|
|||
|
Tanggal
|
Uraian
|
Debit
|
Kredit
|
|
|
Kas di kas daerah
|
xxx
|
|
|
|
Utang jaminan
|
|
xxx
|
|
Laporan
Operasional
|
|||
|
Tanggal
|
Uraian
|
Debit
|
Kredit
|
|
|
Kas di kas daerah
|
xxx
|
|
|
|
Pendapatan
Hasil Eksekusi Jaminan-LO
|
|
xxx
|
|
Laporan
Realisasi Anggaran
|
|||
|
Tanggal
|
Uraian
|
Debit
|
Kredit
|
|
|
Kas di kas daerah
|
xxx
|
|
|
|
Pendapatan
Hasil Eksekusi Jaminan-LRA
|
|
xxx
|
c. Pendapatan
Transfer
Pengakuan pendapatan transfer
dilakukan bersamaan dengan diterimanya kas pada rekening kas umum daerah.
|
Laporan
Operasional
|
|||
|
Tanggal
|
Uraian
|
Debit
|
Kredit
|
|
|
Kas di kas daerah
|
xxx
|
|
|
|
Pendapatan
Transfer-LO
|
|
xxx
|
Pendapatan transfer dapat diakui
pada saat terbitnya dokumen resmi mengenai penetapan alokasi, jika itu terkait
dengan kurang salur sebagai dasar pencatatan pengakuan pendapatan.
|
Laporan
Operasional
|
|||
|
Tanggal
|
Uraian
|
Debit
|
Kredit
|
|
|
Piutang Pendapatan
|
xxx
|
|
|
|
Pendapatan
Transfer-LO
|
|
xxx
|
Apabila pemerintah daerah telah
menerima dana transfer dari pemerintah pusat atas kurang salur tersebut, maka
rekening kas umum daerah akan mengeluarkan nota kredit untuk PPKD.
|
Laporan
Operasional
|
|||
|
Tanggal
|
Uraian
|
Debit
|
Kredit
|
|
|
Kas di kas daerah
|
xxx
|
|
|
|
Piutang pendapatan
|
|
xxx
|
|
Laporan
Realisasi Anggaran
|
|||
|
Tanggal
|
Uraian
|
Debit
|
Kredit
|
|
|
Estimasi perubahan SAL
|
xxx
|
|
|
|
Pendapatan
Transfer-LRA
|
|
xxx
|
2) Pencatatan
Akuntansi di SKPD
1. Pencatatan
pendapatan pajak yang diterima SKPD
|
Laporan
Operasional
|
|||
|
Tanggal
|
Uraian
|
Debit
|
Kredit
|
|
|
Kas di bendahara penerimaan
|
xxx
|
|
|
|
Pendapatan
Pajak Daerah-LO
|
|
xxx
|
|
Laporan
Realisasi Anggaran
|
|||
|
Tanggal
|
Uraian
|
Debit
|
Kredit
|
|
|
Estimasi Perubahan SAL
|
xxx
|
|
|
|
Pendapatan
Pajak Daerah-LRA
|
|
xxx
|
2. Penyetoiran
pendapatan pajak daerah dengan menggunakan Surat Tanda Setoran (STS).
|
Laporan
Operasional
|
|||
|
Tanggal
|
Uraian
|
Debit
|
Kredit
|
|
|
RK-PPKD
|
xxx
|
|
|
|
Kas di bendahara penerimaan
|
|
xxx
|
3. Pencatatan
pendapatan retribusi yang diterima di SKPD
|
Laporan
Operasional
|
|||
|
Tanggal
|
Uraian
|
Debit
|
Kredit
|
|
|
Kas di bendahara penerimaan
|
xxx
|
|
|
|
Pendapatan
Retribusi Daerah-LO
|
|
xxx
|
|
Laporan
Realisasi Anggaran
|
|||
|
Tanggal
|
Uraian
|
Debit
|
Kredit
|
|
|
Estimasi Perubahan SAL
|
xxx
|
|
|
|
Pendapatan
Retribusi Daerah-LRA
|
|
xxx
|
4. Penyetoran
pendapatan retribusi daerah dengan menggunakan Surat Tanda Setoran (STS).
|
Laporan
Operasional
|
|||
|
Tanggal
|
Uraian
|
Debit
|
Kredit
|
|
|
RK-PPKD
|
xxx
|
|
|
|
Kas di bendahara penerimaan
|
|
xxx
|
JURNAL
KOREKSI DAN PENGEMBALIAN PENDAPATAN
Berikut
ilustrasi perlakuan akuntansi atas pengembalian pendapatan, berdasarkan PSAP
No. 12 Paragraf 29-31.
1) Pengembalian
yang sifatnya normal dan berulang (recurring) atas penerimaan pendapatan pada
periode penerimaan maupun pada periode sebelumnya dibukukan sebagai pengurang
pendapatan.
|
Laporan
Operasional
|
|||
|
Tanggal
|
Uraian
|
Debit
|
Kredit
|
|
|
Pendapatan pajak daerah-LO
|
xxx
|
|
|
|
Kas di kas daerah
|
|
xxx
|
|
Laporan
Realisasi Anggaran
|
|||
|
Tanggal
|
Uraian
|
Debit
|
Kredit
|
|
|
Pendapatan pajak daerah-LRA
|
xxx
|
|
|
|
Estimasi perubahan SAL
|
|
xxx
|
2) Koreksi
dan pengembalian yang sifatnya tidak berulang (nonrecurring) atas pendapatan
yang terjadi pada periode penerimaan pendapatan dibukukan sebagai pengurang
pendapatan yang sama.
|
Laporan
Operasional
|
|||
|
Tanggal
|
Uraian
|
Debit
|
Kredit
|
|
|
Pendapatan pajak daerah-LO
|
xxx
|
|
|
|
Kas di kas daerah
|
|
xxx
|
|
Laporan
Realisasi Anggaran
|
|||
|
Tanggal
|
Uraian
|
Debit
|
Kredit
|
|
|
Pendapatan pajak daerah-LRA
|
xxx
|
|
|
|
Estimasi perubahan SAL
|
|
xxx
|
3) Koreksi
dan pengembalian yang sifatnya tidak berulang (nonrecurring) atas pendapatan
yang terjadi pada periode sebelum penerimaan pendapatan dibukukan sebagai
pengurang ekuitas dalam laporan operasional dan pengurang saldo anggaran lebih
dalam laporan realisasi anggaran.
|
Laporan
Operasional
|
|||
|
Tanggal
|
Uraian
|
Debit
|
Kredit
|
|
|
Ekuitas
|
xxx
|
|
|
|
Kas di kas daerah
|
|
xxx
|
|
Laporan
Realisasi Anggaran
|
|||
|
Tanggal
|
Uraian
|
Debit
|
Kredit
|
|
|
Saldo anggaran lebih
|
xxx
|
|
|
|
Estimasi perubahan SAL
|
|
xxx
|
Berikut ini beberapa contoh transaksi atas semua
penjelasan di atas:
1. Pada
tanggal 27 November 2015, BUD menerima nota kredit dari Bank Daerah berupa
penambahan rekening kas daerah atas penerimaan kas berikut:
a. Pajak
daerah meliputi pajak hotel sebesar Rp 55.000.000 dan pajak restoran Rp
50.000.000
b. Retribusi
daerah sebesar Rp 155.000.000
2. Tanggal
28 November 2015 dibayarkan kelebihan pembayaran pajak hiburan sebesar Rp
25.000.000 berdasarkan SP2D No. 257/PEMDAABC/XI/2015 atas pembayaran pajak
hiburan pada tahun anggaran berjalan.
3. Tanggal
30 November 2015, BUD menerima SP2D dari KPPN Z dan nota kredit dari Bank
Daerah atas penerimaan kas berikut:
a. Bagi
hasil pajak sebesar Rp 27.500.000
b. Bagi
hasil sumber daya alam sebesar Rp 75.000.000
4. Tanggal
30 November 2015 dibayarkan kelebihan penerimaan pembiayaan dari pinjaman
daerah sebesar Rp 1.500.000.000, berdasarkan SP2D No. 300/PEMDAABC/XI/2015 atas
penerimaan pembiayaan dari pinjaman daerah pada tahun sebelum penerimaan.
JAWABAN
ATAS TRANSAKSI DI ATAS:
1.
|
Laporan
Operasional
|
|||
|
Tanggal
|
Uraian
|
Debit
|
Kredit
|
|
|
Kas di kas daerah
|
Rp 265.000.000
|
|
|
|
Pendapatan pajak daerah-LO
|
|
Rp 105.000.000
|
|
|
Pendapatan retribusi daerah-LO
|
|
Rp 155.000.000
|
|
Laporan
Realisasi Anggaran
|
|||
|
Tanggal
|
Uraian
|
Debit
|
Kredit
|
|
|
Estimasi perubahan SAL
|
Rp 265.000.000
|
|
|
|
Pendapatan pajak daerah-LRA
|
|
Rp 105.000.000
|
|
|
Pendapatan retribusi daerah-LRA
|
|
Rp 155.000.000
|
2.
|
Laporan
Operasional
|
|||
|
Tanggal
|
Uraian
|
Debit
|
Kredit
|
|
|
Pendapatan pajak daerah-LO
|
Rp 25.000.000
|
|
|
|
Kas di kas daerah
|
|
Rp 25.000.000
|
|
Laporan
Realisasi Anggaran
|
|||
|
Tanggal
|
Uraian
|
Debit
|
Kredit
|
|
|
Pendapatan pajak daerah-LRA
|
Rp 25.000.000
|
|
|
|
Estimasi perubahan SAL
|
|
Rp 25.000.000
|
3.
|
Laporan
Operasional
|
|||
|
Tanggal
|
Uraian
|
Debit
|
Kredit
|
|
|
Kas di kas daerah
|
Rp 112.500.000
|
|
|
|
Pendapatan bagi hasil pajak-LO
|
|
Rp 27.500.000
|
|
|
Pendapatan bagi hasil SDA-LO
|
|
Rp 75.000.000
|
|
Laporan Realisasi
Anggaran
|
|||
|
Tanggal
|
Uraian
|
Debit
|
Kredit
|
|
|
Estimasi perubahan SAL
|
Rp 112.500.000
|
|
|
|
Pendapatan bagi hasil-LO
|
|
Rp 27.500.000
|
|
|
Pendapatan bagi hasil SDA-LO
|
|
Rp 75.000.000
|
4.
|
Laporan
Operasional
|
|||
|
Tanggal
|
Uraian
|
Debit
|
Kredit
|
|
|
Ekuitas
|
Rp 1.500.000.000
|
|
|
|
Kas di kas daerah
|
|
Rp 1.500.000.000
|
|
Laporan
Realisasi Anggaran
|
|||
|
Tanggal
|
Uraian
|
Debit
|
Kredit
|
|
|
Saldo Anggaran Lebih
|
Rp
1.500.000.000
|
|
|
|
Estimasi perubahan SAL
|
|
Rp
1.500.000.000
|
Langganan:
Komentar (Atom)