Selasa, 16 Februari 2016

Akuntansi Pembiayaan - Akuntansi Keuangan Daerah

Akuntansi Pembiayaan

Pembiayaan didefinisikan dalam Permendagri No. 13 Tahun 2006 sebagai pembiayaan daerah, yang mana semua penerimaan yang perlu dibayar kembali dan/atau pengeluaran yang akan diterima kembali, baik pada tahun anggaran yang bersangkutan maupun pada tahun-tahun anggaran berikutnya.
Penerimaan pembiayaan antara lain dapat berasal dari pinjaman dan hasil investasi. Sementara, pengeluaran pembiayaan antara lain digunakan untuk pembayaran kembali pokok pinjaman, pemberian pinajaman kepada entitas lain, dan penyertaan modal oleh pemerintah.

Pengakuan Pembiayaan
Penerimaan pembiayaan diakui pada saat diterima pada Rekening Kas Umum Negara/Daerah. Pengeluaran pembiayaan diakui pada saat dikeluarkan dari Rekening Kas Umum Negara/Daerah.

Prosedur Akuntansi Pembiayaan
Saldo normal rekening buku besar penerimaan pembiayaan adalah saldo kredit. Saldo normal rekening buku besar pengeluaran pembiayaan adalah saldo debit.
Berikut ini beberapa contoh transaksi yang terkait dengan pembiayaan:
  •     Pada tanggal 23 Mei 2016 pemerintah daerah menerima pinjaman jangka panjang dari Bank Sumut sebesar Rp 700.000.000.
  •         Pada tanggal 27 Mei 2016 dilakukan pencairan dana cadangan sebesar Rp 2.000.000.000.
  •    Pada tanggal 29 Mei 2016 diterbitkan 1000 lembar obligasi pemerintah daerah dengan harga Rp5.000.000 per lembar, bunga ditetapkan 11% per tahun dan dengan tingkat diskonto sebesar 2%. Diskonto diamortisasi dengan metode garis lurus selama 10 tahun.
  •    Pada tanggal 29 Mei 2016 pemerintah daerah melakukan penjualan atas investasinya di Bank Sumut senilai Rp 20.000.000.000.
  •    Pada tanggal 2 Juni 2016 pemerintah daerah melunasi kewajiban jangka panjang dari Bank Sumut yang telah jatuh tempo sebesar Rp 500.000.000.
  •    Pada tanggal 4 Juni 2016 pemerintah daerah melakukan pengisian dana cadangan sebesar Rp 100.000.000


Jurnal atas transaksi-transaksi di atas adalah:

Laporan Operasional
Tanggal
Uraian
Debit
Kredit
2016
23 Mei
Kas di Kas Daerah
Rp 700.000.000

     Kewajiban Jangka Panjang

Rp 700.000.000
27 Mei
Kas di Kas Daerah
Rp 2.000.000.000

     Dana Cadangan

Rp 2.000.000.000

29 Mei
Kas di Kas Daerah
Rp 4.900.000.000

Diskonto
Rp 100.000.000

     Utang Obligasi

Rp 5.000.000.000
Kas di Kas Daerah
Rp 20.000.000.000

     Penyertaan Modal- Pemda

Rp 20.000.000.000
2 Juni
Kewajiban Jangka Panjang    
Rp 500.000.000

     Kas di Kas Daerah

Rp 500.000.000
4 Juni
Dana Cadangan
Rp 100.000.000

     Kas di Kas Daerah

Rp 100.000.000


Laporan Realisasi Anggaran
Tanggal
Uraian
Debit
Kredit
2016
23 Mei
Estimasi Perubahan SAL
Rp 700.000.000

     Penerimaan Pembiayaan

Rp 700.000.000
27 Mei
Estimasi Perubahan SAL
Rp 2.000.000.000

     Penerimaan Pembiayaan

Rp 2.000.000.000

29 Mei
Estimasi Perubahan SAL
Rp 5.000.000.000

     Penerimaan Pembiayaan

Rp 5.000.000.000
Estimasi Perubahan SAL
Rp 20.000.000.000

     Penerimaan Pembiayaan

Rp 20.000.000.000
2 Juni
Pengeluaran Pembiayaan
Rp 500.000.000

     Kewajiban Jangka Panjang

Rp 500.000.000
4 Juni
Pengeluaran Pembiayaan
Rp 100.000.000

     Pembentukan Dana Cadangan

Rp 100.000.000


Tidak ada komentar:

Posting Komentar