Jumat, 04 Desember 2015

Sedikit Tentang Akuntansi Dasar

Belajar Akuntansi Itu Menyenangkan
B
anyak orang bilang akuntansi itu rumit atau bahkan ada yang bilang susah untuk dipahami. Orang yang baru mengenal akuntansi kebanyakan bingung penempatan akan debit dan kredit akun dalam akuntansi. Berdasarkan pengalaman saya selama beberapa tahun mendalami ilmu akuntansi, akuntansi sangatlah menyenangkan.
Akuntansi tidaklah serumit yang dibayangkan oleh kebanyakan orang. Saat kita sudah mengenal jauh tentang ilmu yang satu ini, akan ada keinginan yang lain muncul untuk lebih mengenalnya. Menghitung uang yang jumlahnya banyak pasti akan membuat kita semangat melakukan perhitungannya seperti menghitung laba usaha atau berapa beban yang harus kita bebankan agar dapat memperoleh laba yang maksimal.
Belajar akuntansi seperti seorang ibu yang belanja ke pasar misalnya ketika ibu membeli sayur atau buah maka uangnya berkurang namun akibat pengeluaran uang tersebut ibu mendapat aset berupa sayur atau buah. Contoh lain misalnya ketika kita punya seorang sahabat yang merantau di kota tempat tinggal kita atau sering disebut anak kos. Ketika uang bulanannya belum dikirim orang tua dia meminta pinjaman kepada kita nah saat kita memberikan pinjaman, uang kita akan berkurang yang dalam akuntansi disebut kas tapi kita masih akan memperoleh uang di masa depan saat sahabat kita mengembalikan kewajibannya yang ini akan menjadi piutang untuk kita. Sementara sahabat kita yang meminjam uang kita akan memunculkan akun utang dan akun kas karena ketika kita memberi pinjaman, uang sahabat kita akan bertambah.
Sebenanrnya transaksi yang terjadi dalam akuntansi sering kita jumpai dalam kehidupan kita sehari-hari. Namun, terkadang bagi orang yang belum memahami tentang jurnal, buku besar, neraca saldo atau laporan keuangan transaksi ekonomi yang terjadi di sekitar kita tidak dapat dianalisis akun dan pengaruh debit kreditnya.
Berikut akan ada beberapa penjelasan mengenai akuntansi yang akan memudahkan saudara memahami akuntansi.
1.                  Nama-nama Akun Dalam Akuntansi
·                     Asset (Aktiva/Harta)
ü    Asset Lancar
Ø    Kas
Ø    Piutang usaha
Ø    Beban dibayar dimuka
Ø    Persediaan
Ø    Perlengkapan
Ø    Wesel tagih
Ø    Investasi jangka pendek

ü    Asset Tetap Berwujud
Ø    Tanah
Ø    Bangunan/gedung
Ø    Peralatan
Ø    Mesin
Ø    Kendaraan

ü    Asset Tetap Tidak Berwujud
Ø    Hak cipta
Ø    Hak paten
Ø    Merek dagang
Ø    Franchise
Ø    Goodwill

·                     Liability (Hutang/Kewajiban)
ü    Kewajiban Jangka Pendek
Ø    Utang usaha/ utang dagang
Ø    Wesel bayar
Ø    Beban yang masih harus dibayar
Ø    Utang bunga
Ø    Utang pajak
Ø    Utang gaji

ü    Kewajiban Jangka Panjang
Ø    Utang bank
Ø    Obligasi
Ø    Hipotik

·                     Equity (Modal)
Ø  Modal pribadi
Ø  Laba ditahan
Ø  Modal saham

·                     Pendapatan
ü    Pendapatan operasional
ü    Pendapatan non operasional

·                     Beban

2.                  Aturan Debet dan Kredit

Nama Akun
Kenaikan Akun
Penurunan Akun
Asset
Debit
Kredit
Liability
Kredit
Debit
Equity
Kredit
Debit
Pendapatan (income)
Kredit
Debit
Beban (Expense)
Debit
Kredit

Berikut penjelasan dari tabel di atas:
1.                  Setiap kenaikan asset (aktiva) akan dicatat disebelah debit dan setiap penurunan akun asset akan dicatat disebelah kredit.
2.                  Setiap kenaikan liability (hutang) akan dicatat disebelah kredit dan setiap penurunan akun liability akan dicatat disebelah debit.
3.                  Setiap kenaikan equity (modal) akan dicatat disebelah kredit dan setiap penurunan akun equity akan dicatat disebelah debit.
4.                  Setiap kenaikan pendapatan (income) akan dicatat disebelah kredit dan setiap penurunan akun pendapatan akan dicatat disebelah debit.
5.                  Setiap kenaikan beban (expense) akan dicatat disebelah debit dan setiap penurunan akun beban akan dicatat disebelah kredit.


3.                  Aplikasi Debit dan Kredit

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya tentang aturan debet dan kredit setiap akun yang ada dalam akuntansi berikut akan dijelaskan beberapa contoh transaksi keuangan yang mempengaruhi posisi debet dan kredit.
Berikut ini transaksi-transaksi yang terjadi selama bulan maret 2015 dalam PT. Cetar Membahana Badai.

Pada tanggal 1 maret tuan Amir menyetorkan uang sebagai modal awal sebesar 150.000.000
Pada tanggal 5 maret perusahaan membeli peralatan kantor senilai 5.000.000 dan membayar secara tunai.
Pada tanggal 7 maret perusahaan menyelesaikan jasa kepada pelanggan senilai 25.000.000 namun baru dibayar pelanggan sebesar 15.000.000 sisanya akan dibayar bulan depan.
Pada tanggal 10 maret perusahaan membeli perlengakapan kantor senilai 2.000.000 secara kredit.
Pada tanggal 13 maret perusahaan menyelesaikan jasa kepada pelanggan senilai 100.000.000 dan dibayar secara langsung.
Pada tanggal 17 maret perusahaan membayar utang atas pembelian perlengkapan kantor secara kredit.
Pada tanggal 19 maret perusahaan menyelesaikan jasa kepada salah satu pelanggan senilai 25.000.000 dan akan dibayar bulan depan.
Pada tanggal 21 maret perusahaan membayar beban air, listrik dan telepon senilai 3.000.000
Pada tanggal 23 maret terdapat sisa perlengkapan senilai 500.000
Pada tanggal 26 maret perusahaan membayar beban sewa kantor senilai 25.000.000 secara tunai
Pada tanggal 29 maret perusahaan membayar gaji karyawan senilai 20.000.000
Pada tanggal 30 maret terdapat penarikan uang oleh tuan Amir selaku pemilik perusahaan untuk kepentingan pribadi senilai 15.000.000






Berikut ini adalah penyelesaian transaksi keuangan di atas dalam akuntansi:

Tanggal
Keterangan
Ref
Debit
Kredit
Maret
2015
1
Kas

150.000.000


    Modal


150.000.000
5
Peralatan Kantor

5.000.000


    Kas


5.000.000
7
Kas

15.000.000


Piutang Usaha

10.000.000


    Pendapatan Jasa


25.000.000
10
Perlengkapan Kantor

2.000.000


    Utang Usaha


2.000.000
13
Kas

100.000.000


    Pendapatan Jasa


100.000.000
17
Utang Usaha

2.000.000


    Kas


2.000.000
19
Piutang Usaha

25.000.000


    Pendapatan Jasa


25.000.000
21
Beban Utilitas

3.000.000


    Kas


3.000.000
23
Beban Perlengkapan Kantor

1.500.000


    Perlengkapan Kantor


1.500.000
26
Beban Sewa

25.000.000


    Kas


25.000.000
29
Beban Gaji

20.000.000


    Kas


20.000.000
30
Prive

15.000.000


    Kas


15.000.000







Contoh transaksi di atas adalah beberapa contoh aplikasi sistem akuntansi terhadap transaksi keuangan. Sebenarnya langkah-langkah pencatatan dalam akuntansi tidak hanya berhenti dalam jurnal saja. Ada banyak prosedur pencatatan dalam akuntansi.

Untuk tahap yang selanjutnya saudara dapat menantikan artikel selanjutnya yang akan saya jelaskan.

Bagaimana belajar akuntansi itu menyenangkan bukan?
Hanya butuh logika dan pemahaman akan akun serta aturan debet dan kredit. Jika itu dapat kalian pahami betul untuk tahap pencatatan berikutnya akan lebih mudah. Saya selaku penulis Jennifer Prima Dewi Mahasiswi Pascasarjana Akuntansi Universitas Sumatera Utara berharap saudara yang membaca artikel ini terbantu memahami pengenalan awal akuntansi.
Nantikan artikel saya yang berikutnya.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar